Langsung ke konten utama

Unggulan

Manusia berlari beradu dengan waktu, ada yang sekedar bertahan karena enggan mati, ada yang sedang mencari makna hidup, ada yang sudah menemukan pencariannya, pun ada yang hidup hanya sekedar hidup. Di sudut salah satu kota, seorang gadis muda berusia 25 tahun sedang menata kembali hatinya, semenjak ditinggal pergi oleh sang pujaan hati, laki-laki yang ingin sekali ia baktikan seumur hidupnya. Bukan karena maut, tapi konon karena ketenangan yang tak kunjung laki-laki itu dapatkan dari gadis itu.  Lalu gadis itu berfikir dalam kesedihannya, bagaimana mungkin setelah bertahun-tahun saling mengenal dan berjanji akan sehidup semati, baru sekarang ia berkata demikian?  Ia tersadar, siapa dia yang punya kuasa untuk menahan orang yang ingin pergi? ia tak punya kekuatan untuk meyakinkan orang yang memang enggan yakin dan ia tak punya kendali atas hati yang ingin berpaling. Lalu sekarang gadis itu kebingungan, masih menimbang-nimbang apa yang terjadi. Ia mencari tenang, ke berbagai tem...

Yang Tersayang


Inaaa, selamat hari ibu yah cintaku. Maafkan anakmu yang tak pernah mampu mengucapkan ini secara langsung. Cukuplah Allah yang mengetahui sebesar apa rasa sayang ini kepadamu, hanya doa dalam kesunyian yang menjadi caraku menunjukan rasa sayang ini buk. 

Aku tak pernah mampu menyampaikan kepadamu betapa rindu dan rapuhnya anak perempuanmu dan betapa engkau berharga di kehidupan ini. 

Sesak rasanya buk, sakit rasanya ketika tak mampu kuutaran rasa ini. sekali lagi maafkan anakmu, semoga Allah lembutkan hati kita, semoga Allah satukan kita bukan hanya di dunia, tetapi di akhirat juga. 

Terimakasih buk, sudah membentuk anakmu sekuat ini. Ternyata benar,  hidup ini keras buk, di luar sana tak semua orang seperti kita buk, tak semua orang sebaik dan seramah ibu. 

Banyak sifat dan karakter manusia yang kutemui di luar sana, butuh kekuatan dan kesabaran untuk melewati itu semua, kalau bukan karena buk, anak perempuanmu ini mungkin tak akan mampu berdiri sekuat ini.

Buk, sama seperti halnya rasa sayang ini yang tak mampu kuutarakan, rasa sakit ini pun tak mampu kukeluhkan kepadamu buk, tak pernah kumampu. Tapi dengan tulusnya doamu, itulah yang menjadi menerang jalan hidupku buk.

Buk, beribu terimakasih tak akan cukup untuk membalas kebaikan dan ketulusanmu dan beribu maaf tak akan mampu menghilangkan sakitnya hatimu karena ucapanku buk. kaulah sosok malaikat bumi yang Allah kirimkan untuk melindungi setiap langkahku. 

Buk, beribu kata tak akan mampu menggambarkan bagaimanaa anakmu ini sangat bangga terhadapmu. Kau perempuan berkarakter, kau perempuan terbaik, ibu terbaik.

Benar kau tak berpendidikan tinggi, tapi karaktermu tak kalah dengan perempuan berpendidikan. Apa gunanya pendidikan itu jika tak membentuk karakter buk?

Terimakasih sudah mengajarkan aku tentang sebuah kesederhanaan, tentang sebuah nilai saling menghargai antar sesama, tentang merendah dan tak memandang orang dari harta dan tahta.

I love you, sehat-sehat Rinduku❤️

Anak perempuanmu sedang berjuang, akan ku gandeng tangan ibu Mekah nanti buk, kuat yah🤲

Komentar

Postingan Populer