Langsung ke konten utama

Unggulan

Manusia berlari beradu dengan waktu, ada yang sekedar bertahan karena enggan mati, ada yang sedang mencari makna hidup, ada yang sudah menemukan pencariannya, pun ada yang hidup hanya sekedar hidup. Di sudut salah satu kota, seorang gadis muda berusia 25 tahun sedang menata kembali hatinya, semenjak ditinggal pergi oleh sang pujaan hati, laki-laki yang ingin sekali ia baktikan seumur hidupnya. Bukan karena maut, tapi konon karena ketenangan yang tak kunjung laki-laki itu dapatkan dari gadis itu.  Lalu gadis itu berfikir dalam kesedihannya, bagaimana mungkin setelah bertahun-tahun saling mengenal dan berjanji akan sehidup semati, baru sekarang ia berkata demikian?  Ia tersadar, siapa dia yang punya kuasa untuk menahan orang yang ingin pergi? ia tak punya kekuatan untuk meyakinkan orang yang memang enggan yakin dan ia tak punya kendali atas hati yang ingin berpaling. Lalu sekarang gadis itu kebingungan, masih menimbang-nimbang apa yang terjadi. Ia mencari tenang, ke berbagai tem...

PENGABDIAN


"Pernikahan adalah pengabdian bagi wanita, maka hendaknya seorang wanita memperhatikan kepada siapa dia menyerahkan pengabdian itu" Pesan dari Ibunda Asma' binti Abu Bakar.

Sebuah pesan singkat tapi sangat bermakna, sebuah kalimat yang berisi niat yang bersih dan tulus, serta bentuk penghambaan yang sempurna kepada sang pemilik jiwa, mengabdikan bakti kepada mahluknya tetapi berorientasi pada ridhonya. 

Sungguh indah hidup mereka yang beriman, sungguh teduh wajah mereka yang beriman, sungguh berkah suara mereka yang berimanan dan sungguh beruntung mereka yang dikelilingi orang-orang yang beriman.

Menjadi perempuan beriman adalah privillage yang amat besar. semua aktifitas dari bangun tidur sampai tidur lagi adalah rangkaian ibadah yang tak pernah terputus jika kita menghayatinya dengan niat beribadah. termasuk menikah, mengabdikan diri sebagai seorang hamba, istri dan ibu. peran perempuan yang tak terganti.

Inginku sederhana, ingin meraih ridho Allah lewat jalur istri sholehah. ya Allah karuniakanlah kepada hamba pasangan yang dapat menjadi sebab engkau meridhoi hamba. Menjadi perempuan yang penuh keteduhan ketika dipandang suami hamba kelak, menjadi qurrataA'yun penyejuk mata dan jiwa suami hamba dan menjadi perempuan yang selalu patuh kepada kebaikan.

Perempuan yang mampu menjaga kehormatan, hubungan baik dengan masyarakat terutama keluarga baik dari pihak suami maupun keluarga sendiri. Menjadi perempuan yang kehadirannya ditunggu-tunggu karena kebaikan dan kehangatannya, menjadi perempuan yang mampu menyatukan perpecahan.

Berbakti karena iman, itulah kuncinya. Ada janji Allah yang menjadi penguat jiwa dan raga dalam menemani suami dalam suka dan duka.

Aku tidak tau, apakah Allah akan memanggil jiwa ini sebelum atau sesudah menikah. Tapi hanya doa sebagai bentuk terbaik dalam merayunya untuk panjangkan umur dalam ketaatan. 

Pintaku izinkan dulu jiwa dan raga ini memberikan bakti terbaik untuk pemimpin hamba nanti, untuk imam dan belahan jiwa hamba nanti, agar sempurna separuh agama ini ya Allah.

Tidak perlu ia yang sempurna ya Robb, cukup ia yang mampu menyayangi dan menghargai diri ini sepenuh hatinya, bertanggung jawab dan ia yang mampu meratukan diri ini sebisanya. Aamiin Allahumma aamiin 

Komentar

Postingan Populer