Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Coretan Senja
Mataram, 24 Mei 2023
Coretan sederhana ini hadir karena keresahan hati yang ku isyaratkan sebagai respon atas ingin yang belum tercapai, akhirnya pasrah dengan keadaan, tapi selalu ku upayakan syukur disetiap hembusan nafas dan jejak langkah yang terlewatkan.
Di pinggir pantai Senggigi yang elok nan sejuk ini, aku mulai menata kata demi kata hingga menjadi sebuah kalimat. Kalimat ku ayunkan hingga menjadi paragraf. Beberapa menit terlewat dengan syahdunya bersama bait-bait yang tercipta.
Senggigi menjadi salah satu pantai terindah di pulau lombok NTB versi ku. Pagi hari lautnya tenang, bersih dan selalu banyak kapal cantik yang bersandar layaknya seperti lukisan yang sering ku lihat di poster-poster kusam dulu dikala kecil. Mirip sekali
Beberapa jam sepulang kerja, aku selalu meluangkan waktu untuk sekedar duduk menikmati luasnya hamparan laut biru, jejeran kapal dan deburan ombaknya, pancaran hangatnya matahari sore menembus kulit sampai ketulang-tulang, menghilangkan segala letih. But l really enjoy it.
Entah mengapa akhir-akhir ini pikiran selalu tertarik pada hal yang berkaitan dengan pernikahan.
Apakah mungkin karena pembahasan pernikahan menjadi obat tersendiri dikala jiwa sudah mulai muak dengan aktifitas dunia yang melelahkan.
Tapi aku yakin, kalianpun akan menyatakan hal yang sama, bahwa topik pernikahan memang sangat menyenangkan.
Dengan umur hampir 23 tahun, tak heran jika hal semacam ini sudah sering menjadi topik utama dilingkaran ku.
Aku ingin meluangkannya, ditengah pemberitaan kasus perselingkuhan, KDRT, pornografi dan perceraian oleh beberapa publik figur hari ini membuat siapa saja takut untuk berumah tangga, karena menikah tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yg menyenangkan, tetapi malah menjadi momok menakutkan yang justru harus ditunda bahkan dihindari. Miris bukan?
Tapi bagaimana pun, aku selalu percaya, bahwa bekal iman lah fondasi utama dalam berumah tangga. Karena menikah bukan perihal dunia, tetapi menjadi agenda akhirat yang sangat sakral.
Teruntuk kamu yang akan menjadi imam ku kelak, siapapun kamu, semoga Allah mengirim mu terlebih dahulu dari azal ku.
Aku ingin menjadi khodijah mu ya Zauzii
Meneladani bunda Khadijah yang selalu mampu menyejukkan hati Rosulullah, menyejukkan pandangan Rosulullah.
Menjadi tempat pulang yang dinanti-nanti, menjadi sandaran ternyaman mu.
Yang menjaga kesucian hanya untuk mu Zauzi
Menjaga hartamu dan mendidik anak-anak mu
Aku ingin memaksimalkan peran ku sebagai istrimu
Mencintai karena Allah
Agar Allah ridho kepada ku
Engkau adalah syurga ku, yang awalnya syurga itu terletak pada orang tuaku, tapi hari ini engkaulah penggantinya.
Syurga ku di rumah kita
Rumah yang harus ku hangatkan dengan sikap dan keteduhanku
Karena rumah ini bernyawa kan aku dan kamu sebagai nahkoda dan panutan ku
Terimakasih sudah memilih ku untuk engkau cintai, untuk kau jaga seumur hidup mu.
Engkaulah Muhammad ku, engkaulah orang asing yang Allah pilih untuk ku baktikan.
Aku meninggalkan kelapangan dan kesenangan dunia remajaku
Meninggalkan rumah dan kampung halaman yang selama ini menemaniku
Ku tinggalkan orang tua, saudara ku untuk mu
Aku tidak minta banyak, aku hanya ingin engkau mampu menjadikan ku perempuan sholehah, membantu ku meraih ridho Allah lewat jalur istrimu.
Kau dengar itu, aku ingin menjadi Khadijah mu, perempuan satu-satunya yang pantas engkau ratukan.
Perempuan yang engkau cari dikala bahagia dan susah, yang segera engkau rangkul dikala banyaknya himpitan hidup yang menerpa.
Satu-satunya perempuan yang ada dalam hatimu, engkau jadikan istri, ibu dari anak-anak mu dan engkau jaga sampai akhir hayat mu.
Dalam perjalanan meniti ridho Allah, aku memilih mu untuk menjadi nahkoda ku. Kita sama-sama mengarungi luasnya samudera hidup ini dengan cinta dan kehangatan kasih sayang.
Pintaku kepada sang maha cinta, semoga Allah satukan kita kembali di syurga nya kelak
Aku tidak berani berjanji, tapi akan ku usahakan sebaik mungkin.
My hubby, l speak from my heart, l love you very much
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar