Langsung ke konten utama

Unggulan

Manusia berlari beradu dengan waktu, ada yang sekedar bertahan karena enggan mati, ada yang sedang mencari makna hidup, ada yang sudah menemukan pencariannya, pun ada yang hidup hanya sekedar hidup. Di sudut salah satu kota, seorang gadis muda berusia 25 tahun sedang menata kembali hatinya, semenjak ditinggal pergi oleh sang pujaan hati, laki-laki yang ingin sekali ia baktikan seumur hidupnya. Bukan karena maut, tapi konon karena ketenangan yang tak kunjung laki-laki itu dapatkan dari gadis itu.  Lalu gadis itu berfikir dalam kesedihannya, bagaimana mungkin setelah bertahun-tahun saling mengenal dan berjanji akan sehidup semati, baru sekarang ia berkata demikian?  Ia tersadar, siapa dia yang punya kuasa untuk menahan orang yang ingin pergi? ia tak punya kekuatan untuk meyakinkan orang yang memang enggan yakin dan ia tak punya kendali atas hati yang ingin berpaling. Lalu sekarang gadis itu kebingungan, masih menimbang-nimbang apa yang terjadi. Ia mencari tenang, ke berbagai tem...

Kunci Perbaikan Hidup


Tiga tahun silam, saya pernah menghadiri satu forum diskusi keperempuanan yang diadakan oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia. Kebetulan diskusi tersebut bertepatan dengan momentum hari ibu, dan entah kenapa saya sangat tertarik untuk menghadiri forum tersebut.

Pada saat itu saya diberi job sebagai pembaca tilawah, dengan ciri khas lagu Tartil yang begitu indah didengar dengan sedikit gugupnya saya melantunkan surah Al-Baqarah pagi itu. Saya gugup bukan karena demam panggung, tapi saya gugup karena ada beberapa Ikhwan yang saya kenal baik di ruangan itu. Dan anehnya saya tidak percaya diri show up didepan orang-orang yang saya kenal.

Saya selalu punya prinsip, bahwa disetiap forum manapun raga dan hati saya ada disana, sy wajib bertanya. Walaupun kadang ngk nyambung heheh 

Tapi saya selalu menantang diri untuk bertanya. Kala itu saya bertanya tentang manajemen waktu (bahasa kerennya time manajement) pada salah satu pemateri. Karena beliau selain seorang ibu rumah tangga, beliau juga adalah tokoh publik. Dobel skill yah kalau saya sebut, menjadi istri, ibu dan wanita karir.

Setiap orang sebagian besar mungkin akan bertanya-tanya, bagaimana pekerjaan ibu rumah tangga yang super duper banyak bisa diselesaikan dengan baik dan berdampingan dengan tugas sebagai seorang tokoh publik? Bukan kah ibu rumah tangga adalah pekerjaan tersibuk di dunia, kira-kira itu yang menjadi pertanyaan saya ketika melihat sosok perempuan hebat diharapan saya itu.

Saya sempat menerka-nerka jawaban dari ustadzah tersebut, sy berpikir akan dijawab dengan hitung-hitungan duniawi, misal ada asisten rumah tangga, bangun pagi, bagi pekerjaan dengan suami dll. Tetapi apa teman-teman? Jawabannya diluar ekspektasi saya.

Jawaban yang begitu sederhana tapi punya makna yang begitu dalam.

Apa kira-kira jawabannya? Yapsss jawabannya adalah karena sholat tepat waktu. Jalur langit, jalur yang sedikitpun manusia tak punya andil didalamnya, semua karena prioritasnya Allah.

Luarbiasa, ketika engkau memprioritaskan Allah, maka Allah akan memprioritaskan mu. Saya merasakan, ketika sholat saya kacau, sholat di akhir waktu dan segala penundaan lain, saya merasa makin berat aja beban pikiran ini, sibuk tapi ngk produktif. Semua karena engkau menjauh dari Allah.

Sebagaimana diriwayatkan dalam hadits riwayat Ath Thabrani, Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang bangun di pagi hari namun hanya dunia yang dipikirkannya, sehingga seolah-olah dia tidak melihat hak Allah dalam dirinya, maka Allah akan menanamkan 4 (empat) penyakit dalam dirinya:

Kebingungan yang tiada putusnya, Kesibukan, yang tidak ada ujungnya, Kebutuhan yang tidak terpenuhi dan Keinginan yang tidak tercapai.

Dari hadits di atas, kita memetik pembelajaran yaitu untuk memulai pagi hari dengan menjaga hak Allah SWT terlebih dahulu. Dengan demikian, Allah SWT akan menjaga dunia mu.

Luarbiasa, sesuatu yang belum sampai pada pikiran perempuan polos saat itu.

Dari momentum itu saya merenungi hadist Rosulullah tentang sholat menjadi gerbang awal yang harus diperbaiki ketika ingin memperbaiki hidup. 

Sejak itu saya mulai suka forum-forum diskusi, setiap forum diskusi yang saya hadiri, saya selalu berdoa, semoga kelak saya bisa menggantikan posisi pembicara didepan. Saya ingin menginspirasi banyak orang, saya ingin mengubah pikiran orang dengan apa yang saya sampaikan terlebih dengan tingkah laku saya. 

Dan hari ini saya sangat merasakan kekuatan doa. Alhamdulillah

So, saya selalu percaya bahwa setiap hal yang pernah kita lewati akan selalu memberikan makna dan pelajaran hidup yang begitu mahal dan banyak. Tinggal pintar-pintar Kita saja untuk menggalihnya.

Alhamdulillah, semoga Allah mudahkan dan kuatkan kita.

Allah perbaiki niat kita.

Insyaallah Allah ridho...

Komentar

Postingan Populer