Langsung ke konten utama

Unggulan

Manusia berlari beradu dengan waktu, ada yang sekedar bertahan karena enggan mati, ada yang sedang mencari makna hidup, ada yang sudah menemukan pencariannya, pun ada yang hidup hanya sekedar hidup. Di sudut salah satu kota, seorang gadis muda berusia 25 tahun sedang menata kembali hatinya, semenjak ditinggal pergi oleh sang pujaan hati, laki-laki yang ingin sekali ia baktikan seumur hidupnya. Bukan karena maut, tapi konon karena ketenangan yang tak kunjung laki-laki itu dapatkan dari gadis itu.  Lalu gadis itu berfikir dalam kesedihannya, bagaimana mungkin setelah bertahun-tahun saling mengenal dan berjanji akan sehidup semati, baru sekarang ia berkata demikian?  Ia tersadar, siapa dia yang punya kuasa untuk menahan orang yang ingin pergi? ia tak punya kekuatan untuk meyakinkan orang yang memang enggan yakin dan ia tak punya kendali atas hati yang ingin berpaling. Lalu sekarang gadis itu kebingungan, masih menimbang-nimbang apa yang terjadi. Ia mencari tenang, ke berbagai tem...

Privilege Untuk Aku dan Kamu Yang Tak Memiliki Privilege



Untuk aku dan kamu yang terlahir dari keluarga sederhana tak terpandang. Berasal dari pelosok, yang dinilai sebelah mata karena keturunan, keluarga maupun tahta.

Saya percaya dan yakin, sepelosok apapun tempat kita lahir, sekumuh apapun daerah kita berasal, serendah apapun pandangan orang-orang terhadap keluarga kita, itu tidak menjadi alasan untuk tidak berani bermimpi. Karena mimpi adalah milik mereka yang siap menang. Mimpi adalah milik mereka yang yakin akan suatu proses dan hasil.

Orang hebat tidak selamanya dari golongan mereka yang lahir dengan privilege tertentu. Anak pejabat, anak PNS, anak pengusaha maupun anak-anak yang dari kalangan terpandang. Tapi kesuksesan adalah milik mereka yang mau berjuang, milik mereka yang terus bermimpi dan bangkit dari mimpi nya, milik mereka yang terus mendedikasikan waktunya untuk terus bertumbuh.

Maka dengan ini, untuk aku dan kamu yang lahir dengan segala keterbatasan, untuk siapapun anak muda yang masih punya semangat untuk terus bermimpi, selama semangat ini masih terus bersemahyam dalam jiwa, kita lah pemenangnya. selama mimpi itu gratis dan selama ada Spirit itu, mari kita sama-sama buktikan, bahkan kita bisa, bahwa kita hebat dan bahwa anak-anak petani seperti saya dan anda bisa bisa dan bisa.

Jangan jadikan kekurangan itu sebagai alasan untuk tidak berani bermimpi, tapi jadikan itu sebagai cambukan semangat untuk terus bermimpi, ikhtiar dan doa.

Modal yakin, usaha dan doa. Allah bersama orang-orang yang tidak mengutuk diri dalam kegelapan. Cobalah bangkit dan keluar, lihatlah, di luar indah bukan? Cerah bukan? Ramai bukan? Bagaimana suasana? Seyuk yah

Waktu tak menunggu mu, tapi Kamulah yang harus memacu diri dengan waktu. Agama kita mengajarkan  bahwa kedudukan kita sama dihadapan Allah, kita sama-sama manusia yang diberi kesempatan yang sama, tinggal apakah kita mau memilih menjadi orang baik? Yah karena hidup adalah pilihan, pilihan menjadi pecundang atau pemenang, pilihan menjadi penonton atau pemain. Semuanya tergantung kamu, mari semangat teman-teman❤️

Dari diriku yang suka insecure

Komentar

Postingan Populer