Langsung ke konten utama

Unggulan

Manusia berlari beradu dengan waktu, ada yang sekedar bertahan karena enggan mati, ada yang sedang mencari makna hidup, ada yang sudah menemukan pencariannya, pun ada yang hidup hanya sekedar hidup. Di sudut salah satu kota, seorang gadis muda berusia 25 tahun sedang menata kembali hatinya, semenjak ditinggal pergi oleh sang pujaan hati, laki-laki yang ingin sekali ia baktikan seumur hidupnya. Bukan karena maut, tapi konon karena ketenangan yang tak kunjung laki-laki itu dapatkan dari gadis itu.  Lalu gadis itu berfikir dalam kesedihannya, bagaimana mungkin setelah bertahun-tahun saling mengenal dan berjanji akan sehidup semati, baru sekarang ia berkata demikian?  Ia tersadar, siapa dia yang punya kuasa untuk menahan orang yang ingin pergi? ia tak punya kekuatan untuk meyakinkan orang yang memang enggan yakin dan ia tak punya kendali atas hati yang ingin berpaling. Lalu sekarang gadis itu kebingungan, masih menimbang-nimbang apa yang terjadi. Ia mencari tenang, ke berbagai tem...

From insecure to secure

Berbicara masalah insecure tidak terlepas dari rasa ketidakpercayan diri kita yang terlalu berlebihan , banyak faktor yang menyebabkan rasa ini muncul, salah satunya kita terlalu banyak membandingkan diri kita dengan orang lain, kita beranggapan bahwa yang ada dalam diri kita hanya kekurangan saja, sedangkan pada diri orang lain itu banyak kelebihannya. Dan lebih parahnya insecure ini bisa membuat kita malas untuk keluar dari zona nyaman dan meningkatkan kapasitas diri.

Sejatinya manusia itu diciptakan dengan potensinya masing-masing, dan tentu ada kekuranganya juga. Tergantung bagaimana cara pandang kita terhadap semua itu, orang-orang yang merasa insecure terhadap dirinya  tentu rasa itu  terbentuk  dari pikiran kita sendiri, paradigma kita yang menganggap bahwa kita buruk, kita tidak pantas. 

 langkah awal untuk meminimalisir rasa insekuritas yang berlebihan ini adalah dengan memperbaiki paradigma atau pemikiran kita sendiri, yakin akan kemampuan yang kita punya  serta lebih fokus meningkatkan skill yang kita rasa itu passion kita. 

Kemudian muncul pertanyaan How to be more confident in public? Nah ini menarik teman-teman, confident itu muncul ketika kita mampu mendefinisikan diri kita sendiri, kita ini siapa? Skill yang kita punya? Dan lain sebagainya. Intinya kenali diri teman-teman sendiri.

  ketika kita berbica masalah percaya diri berarti kita tau apa potensi yang kita miliki, sehingga bisa kita katakan bahwa itulah bidang kita. Bagaimana sih cara kita melihat potensi yang kita punya?  Ok teman-teman, dari sekarang mulai fokus pada yang kita sukai. Misalnya kita menyukai segala hal yang berkaitan dengan public speaking, nah coba dalami dunia public  speaking, dengan banyak membaca buku, diskusi serta pengalaman. Ketika kita fokus pada 1 titik itu, maka percayalah dengan kemauan yang tinggi, kita akan expert dibidang tersebut. Tentunya harus konsisten dong, hehe

jangan terlalu sibuk membandingkan diri dengan orang lain, coba kita mulai sedikit demi sedikit membandingkan diri kita yang kemarin dengan diri kita yang sekarang, fokus, ubah rasa cemas itu dan back your self. 

untuk orang-orang yang dikatakan sebagai tiang negara, orang-orang yang dirahimnya akan lahir pemimpin-pemimpin massa depan, beliave in yourself  and have faith in your abilities. hidup mahasiswa, hidup rakyat indonesia, hidup perempuan indonesia. 


Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer